Kabupaten Rembang merupakan wilayah strategis di ujung timur Provinsi Jawa Tengah yang terletak di jalur utama pantura (Pantai Utara Jawa). Menghubungkan pusat ekonomi Jawa Tengah dengan Jawa Timur, Rembang kini bertransformasi menjadi salah satu destinasi investasi yang sangat menjanjikan.
Posisi: Terletak di jalur ekonomi utama Pulau Jawa (Semarang-Surabaya).
Aksesibilitas: Berbatasan langsung dengan Laut Jawa di utara dan Provinsi Jawa Timur di timur (Kabupaten Tuban).
Luas Wilayah: ±1.014 km² dengan garis pantai sepanjang 63 km yang kaya potensi maritim.
Rembang memiliki kekayaan sumber daya alam yang beragam, menjadikannya ladang investasi yang luas:
Pertambangan: Memiliki deposit batu kapur (limestone) dan tanah liat berkualitas tinggi yang mendukung industri semen skala nasional.
Kelautan & Perikanan: Salah satu penghasil ikan tangkap terbesar di Jawa Tengah dengan dukungan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung.
Industri Garam: Dikenal sebagai "Kota Garam", Rembang adalah produsen garam kualitas premium di Indonesia.
Pertanian & Perkebunan: Penghasil utama tembakau, tebu, dan buah-buahan tropis seperti mangga dan srikaya.
Pemerintah daerah terus bersinergi membangun infrastruktur untuk mempermudah operasional bisnis:
Kawasan Industri: Tersedianya lahan luas untuk pengembangan manufaktur dan pergudangan.
Pelabuhan: Keberadaan Pelabuhan Rembang Terminal (Tanjung Bonang) yang melayani kapal-kapal niaga dan logistik industri.
Konektivitas: Akses jalan nasional yang terus ditingkatkan untuk kelancaran arus distribusi barang.
Kabupaten Rembang menawarkan kemudahan perizinan, ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif, dan stabilitas keamanan yang terjaga, menjadikannya rumah yang ramah bagi para investor domestik maupun mancanegara.
"Rembang bukan sekadar wilayah singgah, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah yang siap menyambut masa depan industri Anda."